Glitter Words

Jumat, 14 Mei 2010

SEKILAS BERITA

Google Sebagai Merek Termahal Di Dunia


Situs mesin cari internet Google kembali menoreh prestasi. Kali ini, Google dinobatkan sebagai merek paling top sedunia dengan nilai paling mahal.

Menurut analisis biro penelitian merek Millward Brown, merek Google saat ini berharga amat tinggi yakni USD 86, 1 miliar.

Millward Brown memang baru saja mempublikasikan daftar merek paling top sedunia tahun 2008 dalam tajuk 'Brandz Top 100 Most Powerful Brands'.

Mereka melakukan survei pada 50.000 perusahaan dan konsumen dari penjuru bumi untuk memeringkat daftar ini dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan kepuasan pelayanan.

Dari dunia Teknologi Informasi (TI), selain Google juga bercokol pula nama Microsoft di peringkat ketiga dengan nilai merek USD 70, 8 miliar. Selanjutnya ada vendor komputer IBM di peringkat 6 dan Apple berada di posisi ketujuh.

Namun Apple tampaknya tak perlu kecil hati berada di belakang kompetitornya karena baru-baru ini, mereka juga dinobatkan sebagai merek paling berpengaruh di dunia dalam versi survei lainnya.

Seperti dikutip dari Guardian, bercokol di posisi ke 9 adalah produsen ponsel nomor satu di dunia, Nokia. Adapun posisi lainnya di sepuluh besar ditempati berbagai merek ternama seperti McDonalds atau General Electric.


2015 Seluruh Indonesia Terkoneksi Broadband

Pemerintah menargetkan 2015 seluruh wilayah Indonesia dapat terkoneksi dengan akses pita lebar (broadband) internet universal.

"Dalam pertemuan para Menteri Telekomunikasi dan Industri APEC pekan lalu di Bangkok (Thailand) ditargetkan 2015 akses broadband bisa terpenuhi di seluruh negara Asia Pasific termasuk Indonesia," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh di Jakarta, Selasa malam (29/4).

Pertemuan para Menteri Telekomunikasi dan Industri APEC ke-7 pada 23 - 25 April itu menyepakati target akses internet universal tiga kali lipat dibanding target 2010 dari forum yang sama yang diselenggarakan di Brunei tahun lalu.

Oleh karena itu pemerintah segera menyiapkan peta jalan (road map) strategi dan kebijakan utama akses pita lebar di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut juga disinggung mengenai penggunaan internet yang sehat dan aman .

"Lingkungan yang dapat memproteksi pengguna, terutama anak-anak, sekaligus aman bagi pengguna pribadi dan bisnis, menjadi satu kesimpulan utama dari deklarasiBangkok," kata Nuh.

Deklarasi Bangkok juga menyepakati kerja sama global sehingga pemerintah, industri, kalangan bisnis, dan konsumen harus melakukan upaya bersama yang bersifat universal.

Indonesia dalam kesempatan tersebut memaparkan upaya yang telah dilakukan di antaranya pembentukan ID-SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/tim pengawas keamanan infrastruktur internet Indonesia) dan UU ITE yang baru disahkan, jelas Nuh.

Deklarasi Bangkok tersebut juga menyebutkan agar dilakukan tukar menukar informasi teknologi dan pelayanan inovatif serta kerja sama teknis.

"Amerika secara khusus menawarkan kerja sama teknis untuk meningkatkan kemampuan kita di bidang ICT (TIK/teknologi informasi dan komunikasi)," tambah Nuh.

Di sela-sela forum tersebut, Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan Koordinator Kebijakan Informasi dan Telekomunikasi Internasional AS, David Gross. (*/lin)


Alasan Sri Mulyani Pindah ke Bank Dunia

Apa alasan yang membuat Sri Mulyani Indrawati rela pindah kerja ke Bank Dunia? Ini jawabannya.

"Kadang-kadang dalam kondisi tertentu, sesuatu itu perlu brake, perlu change. Ada perlu waktu konsolidasi keluarga, juga private life," kata Sri Mulyani di sela temu wartawan di kediamannya, Jakarta, Kamis 13 Mei 2010.

Keputusan ini diambil setelah menimbang-nimbang banyak faktor termasuk salah satunya prinsip hidup Sri Mulyani.

"Saya tidak mau waktu saya sia-sia dalam posisi apa pun dalam melakukan karya," ujarnya.

Pekerjaan di Bank Dunia itu, menurut Sri Mulyani, menjadi suatu tantangan sendiri menarik dan penting untuk karier Sri Mulyani, termasuk dalam hal kepentingan Indonesia.


Petugas Sensus Temukan Warga Berusia 120 Tahun

Petugas Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menemukan seorang pria bernama Nur berusia 120 tahun saat melakukan sensus penduduk tahun 2010 di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu.

"Pada awalnya, warga tersebut mengaku usianya mencapai 160 tahun. Namun, setelah diteliti oleh petugas di lapangan, ternyata usia Nur 120 tahun," kata Penanggungjawab Humas dan Pengolahan Data BPS Kabupaten Sukabumi, Anwar Hidayat, di Sukabumi, Jumat.

Nur tinggal di daerah pedalaman Sukabumi yang lokasinya sangat jauh, bahkan berada dalam suatu komunitas yang diduga mempunyai bahasa tersendiri, kata Anwar.

"Untuk memastikan usia Nur, maka kami akan melakukan pengecekan lebih lanjut, salah satunya dengan mengecek keturunan Nur mulai dari anak-anak hingga cucunya," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengecek kemampuan wawasan Nur tentang peristiwa-peristiwa zaman dahulu.

"Kedua faktor tersebut nantinya akan menentukan kebenaran dari pengakuan Nur kepada petugas SP," katanya seraya mengatakan selain Nur ada warga Sukabumi lainnya yang mengaku berusia 116 tahun di Kecamatan Bantargadung.

Sensus Capai 93 Persen

Hingga tanggal 14 Mei proses SP 2010 di Kabupaten Sukabumi telah mencapai sekitar 93 persen atau menjangkau 2,2 juta orang penduduk.

"Berdasarkan `listing` SP, jumlah penduduk di Kabupaten Sukabumi diperkirakan mencapai 2,4 juta hingga 2,5 juta," kata Anwar.

Menurut dia, proses pelaporan data dari petugas di lapangan masih terus berlangsung dan dirinya optimistis sampai batas akhir pelaksanaan SP tanggal 20 Mei 2010 semua warga Kabupaten Sukabumi telah terdata.

"Hasil sensus ini nantinya akan dilaporkan ke BPS Provinsi Jawa Barat," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala BPS Kabupaten Sukabumi Bambang Subroto mengatakan adanya warga Sukabumi yang berusia di atas 100 tahun akan diteliti lanjut karena saat ini BPS masih fokus pada tugas utama menyelesaikan proses SP di 47 kecamatan Sukabumi.

"Kami ke sana untuk mengecek kebenarannya, sehingga data yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan SP 2010 di Kabupaten Sukabumi dengan melibatkan 5.132 orang petugas belum menemukan hambatan yang berarti.

"Semua warga mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang akurat. Memang ada beberapa kendala karena geografis Sukabumi yang luas, namun semua itu bisa diatasi dengan baik," ujarnya.


Tim Thomas Indonesia Kalahkan Jepang 3-1

Duet baru Alvent Yulianto/Nova Widianto memastikan kemenangan tim Indonesia 3-1 atas Tim Jepang pada semifinal Piala Thomas, di Putra Stadium Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Jumat.

Pada penampilan pertama mereka, Alvent/Nova mengalahkan ganda Jepang Noriyasu Hirata/Hiroyuki Endo 21-14, 22-20 sekaligus memastikan tim Indonesia maju ke final untuk pertamakalinya sejak 2002.

Setelah tanpa kesulitan memenangi game pertama 21-14, ganda Indonesia tampak kesulitan menyudahi pertandingan ketika unggul 20-15 namun terkejar hingga 20-20.

"Kami agak lengah, karena sudah tahu bagaimana permainan mereka kami kira akan dengan mudah mengalahkan mereka," kata Nova sebelum pertandingan.

Tim Jepang sempat mencuri poin saat Indonesia memimpin 2-0, ketika tunggal kedua mereka Sho Sasaki mengalahkan Simon Santoso 19-21, 21-13, 11-21.

"Saya tidak merasakan beban apapun meskipun Indonesia sudah memimpin 2-0, justru menjadi tantangan buat saya, saya bermain seperti saat latihan," kata Sasaki soal kemenangannya di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Malaysia, Jumat.

Kemenangan itu membuat kedudukan 2-1 untuk Indonesia di semifinal Piala Thomas.

Sementara Simon mengakui bahwa disamping lawannya bermain bagus, ia bermain terlalu terburu-buru ingin menyerang, sehingga banyak melakukan kesalahan.

"Saya juga banyak ragu-ragu, mau bermain reli sering mati sendiri, mau menyerang, itu tipe yang dia sukai," kata Simon yang mengalami kekalahan pertama dari pemain Jepang tersebut dari empat pertemuan.

Sebelumnya, pasangan juara Olimpiade Beijing Markis Kido/Hendra Setiawan hanya membutuhkan waktu 23 menit untuk meraih kemenangan 21-9,21-11 atas Kenichi Hayakawa/Kenta Kazuno.

Kemenangan Kido/Hendra itu membawa tim Indonesia memimpin 2-0 atas Jepang pada semifinal Piala Thomas.

"Sejak awal kami tidak menganggap enteng lawan dan hanya fokus mengembangkan pola permainan kami," ujar Hendra Setiawan mengenai kemenangan mudah tersebut.

Kemenangan tersebut adalah keberhasilan kedua mereka atas pasangan Jepang tersebut setelah sebelumnya mereka juga unggul di Prancis Super Series 2009.

Adapun Hayakawa hanya menjawab pendek mengenai kekalahan dia dan pasangannya, "Lawan terlalu kuat, kami ingin melakukan yang terbaik tetapi tidak bisa," katanya.

Sebelumnya, juara Olimpiade Athena, Taufik Hidayat menyumbang angka pertama bagi Indonesia dengan mengalahkan Kenichi Tago 21-9, 21-14.

Usai memenangi game pertama dengan mudah dalam 14 menit, Taufik menghadapi perlawanan ketat pada game kedua sehingga kedudukan imbang hingga 10-10 sebelum melaju untuk menang.

"Saya rasa permainan saya dari hari ke hari semakin baik, sejak hari pertama melawan Australia, India dua kali dan sekarang Jepang," katanya.

Namun pada game kedua melawan Tago, Taufik mengaku bermain terlalu berhati-hati sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri.

"Saya agak hati-hati dan ragu-ragu sejak awal game kedua sehingga banyak melakukan kesalahan sediri, tetapi saya tetap bisa mengendalikan permainan sehingga tidak banyak memberi poin untuk lawan," tambahnya.(*)


PMI: Habib Hasan Tidak Miliki Keturunan Langsung


Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) M Jusuf Kalla mengemukakan, berdasarkan data yang ditelusuri Tim Kemanusiaan PMI ditemukan bahwa Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad atau Mbah Priok tidak memiliki keturunan langsung.

"Habib Hasan Al Hadad berdasarkan informasi adalah bujangan sehingga tidak memiliki anak atau tidak ada keturunan langsung," kata Kalla di Kantor Pusat PMI, Jakarta, Jumat.

Menurut Kalla, informasi tersebut adalah penting agar bila ada seseorang yang mengatakan bahwa dirinya adalah keturunan langsung dari Habib Hasan Al Hadad maka hal tersebut perlu diklarifikasi lebih lanjut.

Mantan Wakil Presiden RI itu juga melihat hal lainnya yang perlu diklarifikasi adalah soal perbedaan jangka waktu antara Habib Hasan Al Hadad yang wafat pada tahun 1756 dan Zein bin Muhammad Al Hadad (saudara Habib Hasan) yang wafat pada tahun 1947.

Hal itu berarti memiliki rentang waktu sekitar 168 tahun sehingga perlu diklarifikasi karena data tersebut menunjukkan bahwa Habib Zein kemungkinan berusia hampir 200 tahun.

Sumber informasi Tim Investigasi PMI tersebut adalah berasal dari keterangan Pengurus Maqom Al Habib Abdulloh bin Abdurrahman Alaydrus dan Al Habib Ali bin Abdurrahman Alaydrus, serta Risalah Manaqib Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad (Mbah Priok) dan Habib Zen bin Muhammad Al Hadad.

Ketua Tim Investigasi Kemanusiaan PMI, Ulla Nuchrawaty, memaparkan, dari sumber informasi tersebut dituliskan bahwa Habib Hasan Al Hadad dilahirkan di Ulu Palembang, Sumatra Selatan pada 1727.

Dalam perjalanannya untuk syiar Islam ke Pulau Jawa pada 1756, Habib Hasan meninggal dalam usia sekitar 29 tahun dalam keadaan masih bujangan.

Setelah 23 tahun kemudian atau 1779, pemerintah Belanda menjemput Zein bin Muhammad Al Hadad atau adik Habib Hasan untuk memastikan makam saudaranya.

Adapun riwayat Habib Zein yang dianggap mempunyai hak atas tanah kuburan Dobo, wafat pada tahun 1947 dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dobo.

Habib Zein memiliki satu orang anak yaitu Habib Ahmad Zein dan cucu yang bernama Ali Alaydrus yang dalam kasus tersebut mengaku sebagai ahli waris.

"Risalah tersebut menunjukkan bahwa Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad masih bujangan sehingga tidak memiliki keturunan langsung. Almarhum berniat tetapi belum sempat melakukan syiar Islam di Tanah Jawa karena wafat dalam perjalanan di laut," kata Ulla.

Sebelumnya, PMI di Jakarta, 30 April 2010, telah menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah orang yang merupakan ahli waris dari keluarga Mbah Priok.

Pertemuan tersebut antara lain agar pihak PMI juga bisa bertemu secara langsung pihak keluarga ahli waris dan mendengar cerita mereka.

Salah satu yang ditanyakan adalah mengenai kisah perjuangan "Mbah Priok" yang telah melegenda dan mengenai silsilah keluarga.


Tarian Erotis Miley Cyrus

Bintang remaja Miley Cyrus, 16, beranjak dewasa. Baru-baru ini, ia membuat pertunjukkan heboh di depan mata publik.

Banyak yang tidak menyangka, aktris remaja yang dikenal lewat serial 'Hannah Montana' ini akan memperlihatkan sisi liar dalam dirinya.

Saat menghadiri acara pesta untuk merayakan proyek film terakhirnya 'The Last Song', penonton dibuat tercengang dengan tarian erotis yang dibuat Miley di tengah-tengah acara pesta.

Miley terlihat sangat menikmati suasana pesta dan asyik menari dengan sutradara Adam Shankman, 44, seperti yang diberitakan situs TMZ.

Akibatnya, perilaku minus Miley ini mendapat cemooh dan protes dari para pengunjung pesta. Karena ia dianggap belum cukup umur untuk memperlihatkan tarian yang dianggap seronok tersebut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar